Berita Terkini

KPU Kepulauan Selayar Gencarkan Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula melalui Program KPU Mengajar

KEPULAUAN SELAYAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar terus menggencarkan pendidikan politik bagi generasi muda. Melalui program KPU Mengajar, KPU kembali menyasar segmen pemilih pemula dengan mengunjungi SMK Negeri 2 Kepulauan Selayar, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah, Jalan Drs. Anas Ahmad No. 2, Polebunging, Kecamatan Bontomanai, ini diikuti oleh 57 siswa.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, hadir langsung sebagai pemateri utama. Di hadapan para peserta, ia menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga keberlangsungan demokrasi Indonesia.

Dalam paparannya, Andi Dewantara mengulas tiga materi pokok yang menjadi fondasi kepemiluan. Pertama, terkait demokrasi dan pemilu di Indonesia. Ia menjelaskan makna demokrasi sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, sekaligus membedakan antara Pemilu nasional dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) agar siswa memahami konteks serta peran keduanya.

Kedua, materi mengenai asas pemilu. Andi menegaskan bahwa setiap pemilih perlu memahami prinsip Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil) sebagai jaminan terselenggaranya pemilu yang berintegritas.

Ketiga, materi tentang prinsip penyelenggaraan pemilu. Ia menjelaskan bahwa penyelenggara pemilu bekerja berdasarkan kode etik yang ketat, seperti mandiri, tertib, terbuka, proporsional, dan profesional, sehingga hasil pemilu dapat dipercaya oleh publik.

“Kami ingin adik-adik di SMKN 2 ini tidak hanya sekadar datang mencoblos, tetapi menjadi pemilih yang cerdas dan memahami nilai-nilai demokrasi.” ujar Andi Dewantara di sela-sela kegiatan.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang sesi berlangsung, ditandai dengan aktifnya peserta dalam mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Program KPU Mengajar ini merupakan bagian dari Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan partisipasi serta kualitas pemilih di masa depan.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 166 kali