Sambangi SMA Muhammadiyah, KPU Kepulauan Selayar Tekankan Pentingnya Demokrasi Inklusif bagi Pemilih Pemula
Kepulauan Selayar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar kembali melaksanakan program pendidikan pemilih KPU Mengajar di SMA Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (27/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi demokrasi bagi pemilih pemula.
Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhamad Arsat, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai esensi demokrasi serta pentingnya partisipasi pemilih dalam menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Dalam pemaparannya, Arsat menekankan pentingnya menjaga ruang demokrasi yang inklusif dan tidak terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah persatuan, termasuk isu-isu yang berkaitan dengan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).
“Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang memberi ruang bagi perbedaan dan mendorong persatuan. Kami mengajak adik-adik untuk menjadi pemilih yang menilai program dan gagasan, bukan semata-mata latar belakang identitas,” ujar Arsat.
Selain itu, Arsat juga membahas pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran informasi tidak benar atau hoaks, khususnya di media sosial. Ia mengajak para siswa untuk membiasakan diri memverifikasi setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain, agar tidak turut menyebarkan konten yang dapat menyesatkan atau memicu konflik.
Terkait politik uang, Arsat menjelaskan bahwa praktik tersebut bertentangan dengan prinsip pemilu yang berintegritas. Ia mendorong pemilih pemula untuk memahami dampak negatif politik uang terhadap kualitas demokrasi serta berani menolak segala bentuk imbalan yang dapat memengaruhi pilihan politik.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemilihan umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang memenuhi syarat. Oleh karena itu, pemilih pemula diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dalam setiap tahapan pemilu sebagai bagian dari tanggung jawab kewarganegaraan.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, Arsat juga menguraikan asas-asas Pemilu, yaitu Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (LUBER). Ia menjelaskan bahwa pemilih memberikan suara secara langsung di TPS, memiliki hak pilih yang sama tanpa diskriminasi, bebas menentukan pilihan tanpa tekanan, serta dijamin kerahasiaan pilihannya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias menyampaikan pandangan serta pertanyaan seputar peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi di masa mendatang.