KEPULAUAN SELAYAR – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, secara tegas menyerukan kepada seluruh jajarannya untuk segera melakukan langkah hemat energi. Seruan ini disampaikannya saat bertindak sebagai pembina apel pagi rutin perdana pasca libur Idul Fitri dan masa Work From Anywhere (WFA) di halaman Kantor KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (30/3/2026). Langkah penghematan ini diserukan sebagai bentuk dukungan nyata lembaga terhadap pemerintah dalam menghadapi ancaman krisis gas dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah melanda. Dalam amanatnya, Andi Dewantara menjelaskan bahwa krisis energi saat ini merupakan imbas langsung dari eskalasi perang di tingkat global. Konflik tersebut mengakibatkan tertutupnya Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur laut paling krusial bagi pendistribusian BBM dunia. "Kondisi global saat ini berdampak langsung pada negara kita. Penutupan jalur distribusi di Selat Hormuz memicu krisis energi. Oleh karena itu, sebagai aparatur negara, saya menyerukan kepada seluruh jajaran KPU Kepulauan Selayar untuk mematuhi dan mengambil langkah nyata dalam menghemat energi. Bijaklah menggunakan listrik di lingkungan kantor dan hemat dalam penggunaan BBM," tegas Andi Dewantara di hadapan peserta apel. Menurutnya, efisiensi energi sekecil apa pun di lingkungan instansi pemerintah akan sangat berarti dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah situasi global yang tidak menentu. Apel pagi yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh para Kepala Sub Bagian (Kasubag) serta seluruh jajaran staf Sekretariat KPU Kabupaten Kepulauan Selayar yang telah kembali beraktivitas normal di kantor. Usai pelaksanaan apel, momen ini dilanjutkan dengan tradisi saling bersalaman antar seluruh jajaran. Hal ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi pasca libur Lebaran dan masa WFA, sebelum seluruh pegawai kembali fokus menjalankan tugas-tugas kesekretariatan.